Mancing Ikan Atau Mancing Customer ?


Filosofi memancing hampir mirip dengan teknik penjualan
Disela-sela kunjungan kebeberapa klien di Padang – Sumatera Barat beberapa waktu lalu, Kami menyempatkan untuk pergi memancing dilaut lepas. Beberapa orang dari Kami sudah sering memancing dengan hasil tangkapan yang berbeda-beda. Pada kegiatan memancing kali ini, Kami mendapat banyak sekali pelajaran karena baru kali ini dapat ikan besar-besar dengan jumlah yang lumayan banyak.
Setelah diperhatikan, ternyata kegiatan & teknik memancing itu hampir mirip seperti kegiatan penjualan. Memancing juga membutuhkan elemen-elemen berikut :

Skill; penguasaan teknik memancing ikan (calon customer). Harus tau daerah mana yang banyak terdapat ikan, kemudian harus membawa peralatan apa saja dan waktu/kapan kita mulai menyalakan mesin kapal. Sama halnya pada kegiatan marketing; harus punya pengetahuan tentang produk yang akan kita jual, marketing tool apa saja yang dibutuhkan dan waktu yang tepat untuk melakukan promosi. Skill yang mumpuni membutuhkan waktu dan jam terbang yang tinggi.

Kesabaran; harus siap menghadapi kegagalan (penolakan). Ikan yang sudah tersangkut mata pancing, bisa saja lepas jika kita tidak pandai mengatur irama dan memilih waktu yang tepat untuk menarik/mengulur benang pancingnya. Keberhasilan penjualan itu butuh proses yang tidak jarang dibumbui dengan penolakan calon customer. Ada kemungkinan, calon customer bukan menolak produk yang kita jual. Bisa jadi mereka sedang mempertimbangkan apakah mereka benar-benar membutuhkan produk yang ditawarkan. Dalam keadaan seperti ini, kita harus lebih sabar memelihara potensial customer salah satunya dengan cara menghubungi mereka disaat-saat yang tepat.

Kerjasama tim; saat umpan salah seorang di ‘sambar’ ikan besar, yang lain harus menarik kail dan focus membantu agar benang tidak saling bertemu satu sama lain karena pergerakan ikan yang ‘liar’ yang tidak dapat diprediksi. Calon customer besar itu memerlukan intensitas perhatian tinggi dari tim, tidak bisa dihadapi oleh salah seorang staff penjualan saja.

Modal; sering kali kita mendengar ungkapan ”jika ingin mendapat ikan paus, jangan jadikan ikan teri sebagai umpannya. pakailah ikan tuna”. Dalam teknik penjualan, adakalanya kita butuh modal untuk menarik minat atau mencari potensial customer. Salah satunya dengan menyewa booth pameran dan selebaran/flyer/brosur yang memang membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk mendapatkan hasil yang maksimal


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *