Perbedaan Posting dan Unposting Transaksi

Dalam akuntansi terdapat istilah Posting dan Unposting transaksi. Apa perbedaan dari kedua istilah tersebut?

Posting transaksi adalah pemindahan buku jurnal ke buku besar. Jika Anda telah menggunakan software akuntansi, proses ini dilakukan secara automatis pada saat Anda memilih apakah transaksi yang telah diinput statusnya akan dibuat menjadi posting atau unposting.

Untuk lebih jelasnya silahkan membaca pembahasan ini sampai habis.

Dalam software akuntansi BoA terdapat beberapa transaksi yang memiliki pilihan posting dan unposting, antara lain :

Penjualan

Transaksi penjualan yang statusnya terposting maka akan menyebabkan :

  1. Terbentuknya jurnal penjualan
  2. Berkurangnya stok barang
  3. Menambah nilai piutang jika penjualan dilakukan secara credit.
  4. Menambah nilai Kas/Bank jika penjualan dilakukan secara cash

Pembelian

Transaksi pembelian yang statusnya terposting maka akan menyebabkan :

  1. Terbentuknya jurnal pembelian
  2. Bertambahnya stok barang
  3. Menambah nilai hutang jika pembelian dilakukan secara credit.
  4. Mengurangi nilai Kas/Bank jika pembelian dilakukan secara cash

Pemakaian/Penyesuaian Barang

Transaksi pemakaian/penyesuaian barang yang statusnya terposting maka akan menyebabkan :

  1. Terbentuknya jurnal persediaan
  2. Bertambah stok barang jika jumlah yang Anda isi bernilai positif (biasa digunakan untuk mencatat barang yang berasal dari barang bonus, kelebihan pencatatan stok opname, kelebihan pembelian yang lupa dicatat di pembelian)
  3. Berkurang stok barang jika jumlah yang Anda isi bernilai negatif (biasa digunakan untuk mencatat barang hilang/rusak atau barang untuk keperluan sample)

Transfer Barang Antar Gudang

Transaksi transfer barang antar gudang yang statusnya terposting maka akan menyebabkan :

  1. Terbentuknya jurnal persediaan
  2. Berkurangnya jumlah barang dari gudang asal dan bertambahnya jumlah barang di gudang lainnya.

Produksi

Transaksi produksi yang statusnya terposting maka akan menyebabkan :

  1. Terbentuknya jurnal produksi
  2. Berkurangnya jumlah bahan baku dan bertambahnya jumlah barang jadi

Dari penjelasan diatas, lalu apa gunanya Unposting ?
Ada sebagian pengguna BoA yang multi user memiliki wewenang hak akses masing-masing usernya. Ada yang bertugas hanya untuk input transaksi dengan status unposting saja untuk kemudian akan diposting oleh bagian/user yang memiliki wewenang posting transaksi.

Kesimpulannya:

Posting transaksi dilakukan untuk membentuk jurnal transaksi, pembentuk laporan pembantu (kartu stok, kartu piutang dan kartu hutang) serta pembentuk laporan keuangan. Seluruh proses ini akan secara automatis dilakukan oleh program sehingga Anda tidak perlu memahami teori-teori akuntansi dalam menggunakannya. Jika transaksi yang Anda input statusnya belum diposting, maka transaksi tersebut akan dicatat sebagai transaksi sementara.

Demikianlah perbedaan antara status transaksi posting dan unposting, semoga pembaca dapat memahaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *